17 Agustus 1945: McD! - Thousand Things She Can't Explain

Thursday, August 18, 2016

17 Agustus 1945: McD!

hei!
so here i'm back.
hari ini eh lebih tepatnya aku mau ceritain hal yang terjadi di 17 Agustus 2016 ini.
jadi seperti biasa, hari ini dihabiskan sama temen-temen AHAHAH asli beneran rasa jomblo.
harusnya hari ini jalan dengan orang lain tapi karena seperti biasa ya kena php akhirnya jalan sama mereka, berburu promo! 
AHAHAHAHA

jadi harini makan ke mcd, trus berenang.
keluar rumah jam 3 sore trus pulangnya sampe rumah jam 10 malem dong HAHAHAHA.
sometimes i feel so blessed for having them in this hard time.
at least i still have people to laugh with.
dan sebenernya kami baru deketnya sekarang, baru sering jalannya akhir-akhir ini.
dengan berbagai macam latar belakang pikiran masing-masing yang milih buat sering jalan bareng biar agak sedikit relieve stress wkwkwk.
yaa tadi ada silpi, rina, hariadi sama hapis.
orangnya kami-kami aja wkwkwkw yang kebanyakan masih dalam perjuangan skripsi.
semangat gais :')

sampe rumah jam 10 malam.
udah cukup malam kan itu? hahaha dan ternyata ini rasanya ga dikhawatirkan.
yaaa bisa dibilang semenjak masi sama andreas waktu 1sma, sampe akhirnya aku sama someone-i-dont-want-to-mention aku ga perna ngerasa bener sekosong dan sehampa ini.
kalo sama andreas dulu yaaa memang gaperna kabar-kabaran namanya dulu ga punya handphone dan lagipula dulu rutinitasnya hanya sekolah les kan.
semenjak sama robert yang dibiasakan ngasi kabar kalo pergi-pergi sampe akhirnya mulai renggang dan that man accidentally appeared.
sekarang i have no one who worries bout me.
kalo dulunya selalu ditanyain dan disuruh ngabarin kalo kemana-kemana, 
sekarang aku mau kemana sama siapa mau mati sekalipun, he won't care.
ya. he changed. too much.

it made me remember so many things.
ketika aku pernah pergi sama veby dkk atau sama siapa aja, dia selalu nyuruh ngasi tau aku kemana perginya, which is not my thing.
aku dari dulu entah kenapa ga suka ngabarin kemana-kemananya aku karena rasanya males aja buat ngasitau hal itu, ribet.
tapi karena dibiasain begitu, akhirnyapun menjadi kebiasaan.
kalo kata dia sih, jadi seandainya aku ngilang tiba-tiba or any other worst cases happen, he knows where to go to find me.
aku sendiri ga nyangka alesannya itu wkkww.
misalnya aku terakir ngabarin aku itu di sun, so if suddenly i disappeared, he'll go to find me from the base floor till the highest floor.
lucu juga rasanya ha ha ha :')

dan dulu, sekalipun aku sama temenku, dia bakalan tetap pengen chat aku karena begitupun sebaliknya.
kalo ga karena aku yang bilang 'yaudah kamu main sama temen aja, gaenak diliat main hp terus kan' he won't stop.
karena ketika itu terjadi samaku, dia gaperna bilang gitu kalo ga aku ijin dluan wkwk.
dan dia perna bilang he appreciated me for being like that.
for telling him when to stop even he didn't want.
karena sekalipun aku sama temen, dia balesnya cepet gilsss yang akirnya bikin aku jadi main hp terus, atau seringnya sih dengan sengaja lama balesnya karena memang pengen tetep lanjut chat.
and still have so many things to talk about, bukan cuma lagi apa lagi makan or any fuckin unimportant things.
dan....
lama kelamaan semua berubah.
berubah menjadi sangat-sangat tidak seperti dulu.
keadaan yang aku benci, yang justru terjadi secepat ini.
dia lebih milih sibuk sama temennya, sama kerjaan dan dunianya,
dan mengabaikanku.
lebih memilih meninggalkanku dan memaksaku mengerti akan hal itu.
padahal dulu dia yang membiasakan aku hal yang udah aku jelasin sebelumnya,
dia juga yang secara tiba-tiba memaksa aku untuk mengerti perubahannya itu
:)
kenapa harus dibiasakan seperti itu kalo akirnya aku akan diperlakukan begini lagi?
mungkin kalo dulu kita jarang kasi kabar setiap pergi ke suatu tempat, atau kebiasaan lain yang gak begitu rutin,
mungkin aku ga bakalan begitu mencari kamu dan ga merasa ada yang hilang ketika kamu ga lagi ada.
sakit setiap kali aku mengingat itu sebenarnya.
sakit setiap kali aku tau kalo semuanya udah berubah jadi seperti sekarang.

dan tadi ketika di jalan pulang....
rasanya kosong.
ga ada lagi teror yang nyuruh pulang atau yang nanyain apa aku udah pulang atau belum.
ga ada lagi yang nungguin chat "i'm home babyy" then having a night call before bed.
ga ada lagi hal yang menjadi rutinitas tapi selalu ditunggu itu.
everything's done.
aku lagi-lagi korban dari segala hal itu.
korban dari perubahan.
waktu liat handphone and there's no text, hmmp...
bahkan latest text aku aja ga dibales, yang menyemangatinya yang akan ujian besok.
text terakhir aku dibales sabtu, dan baru dibales lagi sekarang.
waktu tadi aku nanya dia sibuk apa ga,
dan dia foto kondisi yang terjadi, yang ternyata lagi di kelas, belajar karena bsok ujian.
aku yang ngira hari ini segala yg berhubungan sama kantoran itu libur karena upacara,
ternyata dia disana lagi berkutat dengan kehidupannya yang pasti sangat berat.
aku yang terlalu berlebihan mengkhawatirkan dia yang ga peduli denganku?
ternyata memang dia sibuk disana, setiap hari, sangat sibuk.
yang aku bisa lakukan hanyalah, take some distance dan mendukung dia dari sini dan dari text (kalo masi dia anggap support dia sih).

aku kangen sama kamu.
setiap hari. 
setiap saat.
aku kangen segala bentuk perhatian kamu yang terkecil sekalipun.
aku kangen segala hal itu, yang bikin aku ngerasa sangat disayangi.
yang bikin aku jadi sehampa ini sekarang.
kamu yang hanya beberapa bulan mewarnai hidup aku,
sukses bikin aku ngerasa sehampa ini ketika kamu pergi.
aku ga punya tempat lain untuk membandingkan, karena buat aku kamu masih yang terbaik.
hingga saat ini.
sekalipun cara kamu memperlakukan aku sekarang mungkin bisa dibilang paling jahat karena segala perubahan kamu yang tiba-tiba yang sulit aku terima.
aku sangat rindu sama kamu.
tapi aku hanya bisa memendam itu aja, karena aku gamau ganggu segala bentuk konsentrasi kamu.
aku ga pengen kamu buang waktu kamu untuk tau kalo aku kangen sama kamu.
aku ga pengen kamu gagal dalam ujian kamu.
aku ga pengen kamu sedih karena kamu gagal.
aku pengen kamu berhasil dalam setiap yang kamu kerjakan.
hanya itu harapanku sekarang.
kamu jangan berpikir aku mengharapkan kamu memperhatikan aku atau mengerti perasaan aku ya,
karena aku sama sekali ga menginginkan itu sekarang.

inget ayat Alkitab yang pernah aku buat di status bbm dulu?
yang bikin kamu jadi keinget sama pasal Yesaya karena status bbm itu?
ahahahaha jadi keinget dulu kamu bilang, setiap liat status bbm-ku jadi keinget ayat favorit kamu yang juga di Yesaya.
alright,
aku ga begitu baik dalam mencari ayat dan it's not my thing.
tapi aku mau kasi kamu ayat untuk kamu yang akan ujian untuk pertama kalinya.
" Yesaya 41:10 
janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."
semoga ujian kamu berhasil ya :)
semoga tidur kamu nyenyak malam ini.
semoga segala sesuatunya berjalan lancar hari ini.
Jesus bless you, Baby.
I love you :)


No comments:

@way2themes