so here's my story.
aku lagi sedih sangat sebenernya malam ini.
aku sedihh kali...
aku gagal seleksi berkas pelindo.
jujur, aku gatau aku salah dimana karena menurutku ga ada yang salah dengan berkasku.
apply nya jua kirim ke email pake file excel yang malahan awalnya bikin aku mikir kalo recruitmentnya ngada-ngada.
aku gatau aku salah dimana, karena beberapa temenku lulus.
bahkan ada yang ipk-nya ga setinggi aku juga bisa lulus,
dan ada yang lebih tinggi juga enggak lulus.
seakan memang berkasku itu udah sesalah itu dan ga dikasi kesempatan untuk ujian.
aku sedih, aku kecewa, aku nangis.
aku bener-bener kecewa.
dan yang bikin lebih kecewa,
aku tadinya ngehubungin dia, minta dia hubungin aku cause i need him that much.
aku butuh dia menguatkan aku.
aku butuh dia untuk support aku.
aku butuh semangat dia.
atau, sekedar mendengar suaranya akan terasa jauh lebih meringankan beban ini.
tapi apa? no response. at all..
disaat yang aku benar membutuhkan dan memohon untuk dia sebentar aja kasi waktunya untuk aku, dia ga ada.
dia ga mau kasi waktunya.
apa benar dia memang ga sayang dan ga peduli lagi?
sekalipun aku disini memohon rasanya ga ada pedulinya lagi.
sedangkan dulu setau aku siapapun yang butuh dia akan selalu ada.
sekalipun itu mantannya.
tapi apa yang aku dapatkan justru sangat menyedihkan.
aku ga dipedulikan.
aku teringat gimana dia dulu selalu ada dalam saat senang dan susahku.
gimana dengan mudahnya dia mengangkat semua bebanku, semua rasa kecewa karena kegagalanku, semua rasa sedih karena aku gak lolos,
hanya dengan mengobrol.
hanya dengan mendengarkan suaranya.
dan gimana dia bilang kalo akupun melakukan hal demikian padanya.
tapi sekarang katanya, aku gak lagi tempat dia untuk bisa melepaskan bebannya.
bahkan mungkin akulah bebannya :)
apa pernah kamu merasa membutuhkanku seperti aku yang hampir selalu merasa demikian?
aku butuh kamu....
tapi ternyata, tadi aku chat sama yessi, bahas tentang pelindo.
dia lulus administrasi dan kami bercerita.
dia cerita beberapa pengalaman gagalnya yang dia ga perna ceritain sama orang lain karena dia ga pengen.
dan aku sendiri ga nyangka dia perna mengalami itu.
hal yang sangat berat.
yang kalo aku jadi dia mungkin aku udah gila.
yang kalo dipikir-pikir aku belum ada apa-apanya dibanding dia.
enggak seujung kukupun.
aku merasa malu jadinya nangis gini hahaha.
ya tapi wajar yaa, ungkapan kekecewaan.
yessi ternyata beneran kuat.
dan dia ga keliatan lemah sedikitpun :')
aku jadi ngerasa kaya recharge energi lagi.
gimana dia ngerasa kecewa, yang dia udah ngelewatin berbagai ujian dengan berbagai macam kegagalan yang kalo aku jadi dia mungkin udah nyerah dan gamau lagi,
yang jelas jauh dari kekecewaan aku yang belum seberapa ini.
aku jadi kaguuum kali ama yessi >.<
aku jadi diingatkan untuk tetap percaya, tetap berserah, tetap yakin sama jalan Tuhan.
sedih wajar, kecewa wajar, tapi ga boleh nyerah dan putus asa.
ga boleh ngerasa ga bisa dan ga mampu.
harus tetep berusaha dan percaya.
Tuhan punya waktu-Nya untuk setiap anak-Nya.
Tuhan punya cara sendiri untuk menjawab doa anak-Nya.
Tuhan punya cara sendiri untuk memberi peringatan dan menyadarkan anak-Nya.
Tuhan itu selalu ada dan ga pernah pergi, sekalipun kita merasa ditinggalkan, sekalipun kita merasa ga ada yang perduli, sekalipun kita merasa dicampakkan, sekalipun kita merasa ga akan ada yang mengerti, sekalipun kita merasa kita udah terlalu lelah.
Tuhan akan tetap menguatkan.
Tuhan akan ada mendampingi.
makasih yessi udah jadi booster :')
tadi aku baca postingan dari Line Jesus Army tentang doa.
aku mau share bagian yang aku rasa sesuai sekali dengan keadaanku dan mungkin bisa buat ngingetin bagi yang baca.
1. doa tidak serta merta terjawab dan terkabul saat kita meminta karena doa bukanlah sulap. tetapi doa akan memampukan kita untuk bersabar dan senantiasa mempunyai harapan. karena itu pengabulan doa bukan soal waktu tetapi kebutuhan yang terbaik.
2. doa juga "sarana" yang dipakai Tuhan untuk menguji iman, harap dan kasih kita. apakah kita tetap mencari Dia dalam setiap aneka musim hidup kita.
3. Tuhan tau apa yang terbaik bagi kita. kita mungkin meminta apa yung kita butuhkan sekarang tetapi Dia akan memberikan apa yang kita perlukan sepanjang hidup kita.
4. dalam doa kita perlu melambungkan "Tuhan, rancanganku bukanlah rancangan-Mu dan jalanku bukanlah jalan-Mu tetapi aku percaya apapun yang engkau berikan itulah yang terbaik karena engkau mengenalku lebih dalam daripada aku mengenal diriku sendiri". Engku tau apa yang kumau.
ada lagi begini: "Janganlah terlalu erat memegang, sebab bila sewaktu-waktu Tuhan memintanya untuk dikorbankan maka Anda selalu siap"
bener sih sebenernya.
sama kaya aku terlalu yakin dengan dia yang bakalan selalu ada dan ga akan pernah meninggalkan, ternyata bisa meninggalkan aku sesadis ini.
dengan cara yang aku sendiri ga pernah kepikiran sedikitpun.
ga pernah aku bayangkan bakalan tega dia lakukan.
yang sampe sekarang masih aku pertanyakan apakah kesalahanku sehingga diperlakukan begini.
yang masih aku pertanyakan apakah ini beneran keinginan dia apa tuntutan keadaan, aku ga tau.
dengan cara yang aku sendiri ga pernah kepikiran sedikitpun.
ga pernah aku bayangkan bakalan tega dia lakukan.
yang sampe sekarang masih aku pertanyakan apakah kesalahanku sehingga diperlakukan begini.
yang masih aku pertanyakan apakah ini beneran keinginan dia apa tuntutan keadaan, aku ga tau.
aku terlalu percaya dan menyandarkan hidup aku sama dia, makanya ketika dia hilang aku jadi sebegini limbungnya.
dan aku sampai hampir lupa aku punya Tuhan yang selalu ada dan selalu mendengarkan aku, selalu ada dalam setiap keluh kesah dan bahagiaku.
aku harusnya mengandalkan Tuhan bukan manusia :')
aku mau belajar ikhlas.
ikhlas melepaskan dia yang membuat aku percaya cinta sejati itu ada.
ikhlas melepaskan dia yang mengenalkan aku arti kebahagiaan dari hal paling sederhana itu seperti apa.
ikhlas melepaskan dia yang udah banyak mengajarkan arti hidup dan bagaimana cara memandang hidup,
ikhlas melepaskan dia yang selalu bisa mengangkat semua bebanku hanya dengan mendengar suaranya,
ikhlas melepaskan dia yang membuat aku merasa perempuan paling beruntung,
ikhlas melepaskan dia yang aku pikir akan selalu ada dalam kondisi apapun,
ikhlas melepaskan dia yang selalu bisa mengangkat semua bebanku hanya dengan mendengar suaranya,
ikhlas melepaskan dia yang membuat aku merasa perempuan paling beruntung,
ikhlas melepaskan dia yang aku pikir akan selalu ada dalam kondisi apapun,
ikhlas melepaskan dia yang aku pikir bakalan jadi yang terakhir karena begitu mengenalku.
ikhlas melepaskan dia yang dulunya begitu mencintaiku dan akupun demikian.
ikhlas melepaskan dia yang tidak lagi mengharapkanku.
ikhlas melepaskan dia yang ternyata tidak menginginkanku.
ikhlas melepaskan dia yang ternyata bukanlah sosok yang aku pernah banggakan dulu.
ikhlas melepaskan dia yang memang tidak lagi menghargaiku.
aku akan belajar ikhlas.
susah memang, dan aku gatau kapan aku akan beneran ikhlas spenuhnya,
tapi aku akan terus belajar ikhlas karena aku tau Tuhan sudah menyediakan yang lebih baik untukku :)
aku juga harus terus belajar sabar, belajar mengikhlaskan, belajar berserah, belajar percaya dan yakin sama kehendak Tuhan, belajar merendahkan diri dan perbaiki diri, belajar menjadi pribadi lebih baik, belajar menguatkan diri dan ga keliatan lemah di depan orang, belajar mengandalkan Tuhan dalam setiap langkahku, belajar menerima kegagalan dan percaya Tuhan sediakan yang lebih baik di depan sana, belajar dari kesalahan dan kegagalan , belajar menjadi semakin dekat dengan Tuhan.
aku masih harus banyak belajar ternyata!
semoga proses belajarku ini lancar ya :)
well, itu dulu untuk malam ini.
good night.
jangan lupa berdoa ya :p
jangan lupa berdoa ya :p
.png)
No comments: