malam yang buruk, ternyata - Thousand Things She Can't Explain

Friday, September 2, 2016

malam yang buruk, ternyata

i'm not good today.
if i said last night was so bad, so today is worse.
much worse.
i'm crying again, too much crying.
crying till there's no tears come out.
till i'm tired.
but still, this heart feels so hurt.
my chest feels so stiff.
i'm so scared here.
but i don't know what thing makes me this scared.
all i know, i'm scared and too much scared.
my hands are trembling and my mind goes to somewhere i don't want to.
to those memories. to those bad imaginations.
i'm so scared here but i don't know where to go to.
i know my safest place, but the door's locked.
i can't enter it.
will never can.

tadi pagi, hari ini tidak seburuk itu.
aku dibangunkan oleh satu panggilan, dan aku telat ngangkatnya.
waktu aku angkat, mati.
you know who's on the screen? him.
i froze for a while.
aku telfon dia balik, and that voice....
the voice i'm always missing so bad...
"entar aku telfon lagi ya, ini masih di kos. nanti tunggu masuk kelas aku telfon"
that voice was so gentle, so warmth, so full of peacefulness and if i may mention one, so lovely.
suara yang selalu berhasil mengangkat beban aku, suara yang selalu bikin aku tenang, suara yang bikin aku percaya kalo aku akan tetap baik-baik aja, suara yang selalu bisa menjamin aku gak sendirian.
i'm not exaggerated btw, but that's it.
itulah kenapa suara itu begitu aku rindukan.
i was so happy.
aku ga tidur lagi dan ga sabar nunggu telfon dari dia.
dia nelfon lagi, tapi nadanya udah ga sehangat tadi.
sedikit kecewa sebenarnya, but i felt so happy, still.
dia bilang kalo tadi malam dia sampe kosan langsung tidur karena capek.
you had tough days there, baby.
you had bad days either.
you're so lonely there, but still don't want me to accompany you.
you need someone to lean on, but too hard to let you make me be your back.
you're so stress but still not looking for me to make you feel better.
apakah bener aku gak lagi bisa mengangkat beban kamu sperti yang kamu pernah bilang sebelumnya?
bahkan ketika menunggu pengumuman ojk, kamu masih bilang kamu merasa lebih baik saat chat denganku.
dan sekarang?
segitu ga adakah kemampuanku membuat kamu merasa lebih baik?
well, it's only you know the answer...

jadi yaa.. aku ceritakan apa yang jadi beban aku kemarin malam, dan ya dia dengan tanggapannya yang seperti biasa.
yang seperti biasa selama 4 bulan terakhir ini.
dingin memang tanggapannya, tapi aku masih merasa bersyukur bisa mendengar suaranya.
aku sedikit bercerita, cuma ga begitu terdengar jelas olehnya entah karena handphoneku yang begitu loak yang buat suaraku kedengeran begitu pelan atau karena berisiknya kelasnya.
aku ada menanyakan apakah dia masih sayang atau enggak, dan ya dia masih tetap menjawab enggak.
aku tanya kalo gitu kenapa mau nelfon, he said nothing.
aku gatau apakah memang dia ga peduli atau dia emang selalu berlaku begini dengan mantannya kalo emang lagi butuh.
aku tadi nanya kalo aku ke jakarta mau kan ketemu sama aku, dan dia jawab engga.
"there's no yes for you" he said.
aku sendiri gatau harus gimana nanggepinnya, i was too sad and so relieved at the same time.
aku berusaha menceriakan suaraku dengan menanyakan kenapa, but still he answered so cold.
apakah memang bener kamu ga peduli lagi?
apakah kamu nelfon aku karena itikad baik kamu aja yang berarti bisa kamu lakuin sama siapa aja yang meminta?
dan lagi lagi, dia langsung memutus sambungan telfonnya.
dan ketika itu, air mata ini tumpah....
aku menangis entah sampai berapa lama.
aku menangis entah untuk apa...
i'm worrying you here, but i can't do anything.
i'm missing you here, but i can't do anything.
i want to hear your voice, but still i can't do anything.

salah sebenernya menghubungi dia, karena akhirnya aku jadi sehancur ini.
i was miserable the previous days, but not as fucked up as today.
setelah itu, aku bener gatau apa yang terjadi sama aku but i need help.
aku bener butuh tempat untuk aku berlari.
aku bener butuh tempat untuk menangis.
i'm scared and too scared for something inexplicable.

i had already known tonight won't go well, so i asked my mom to go to rumah opung.
she accepted and something happend.
gajadi hanya karena udah malem dan aku ga boleh kesana sendiri.
i asked her in the evening to get there by myself and she said just wait for my pap because they will send me there at night cause they also want to go to somewhere.
tapi apa? they're too late so can't put me there.
dan lebih ngeselinnya mereka gajadi pergi karena badmood setelah berantem sama aku.
i'm sorry, you just don't know what kind of thing i'm trying to deny, what kind of thing i'm so scared of, what kind of thing i don't want to happen.
that's why i'm so in a rush.
because i really need an escape place.
dan benar saja, hal yang aku takutkan itu terjadi.

malamnya jauh lebih buruk.
silpi mengirimkan satu foto capture-an instagramnya.
dia ngepost foto di instagramnya, dia bersama teman-teman barunya di lapangan futsal.
dia udah mulai membuka diri ternyata.
he ever told me, he'll be out of reach from us in medan for few moments, until he feels ready to accept the new circumstances.
and i think he's ready.
dia udah mulai ganti foto di line, komen di grup dan sekarang upload foto di instagram.
you still remember you had a postponed promise?
you said you want to post our photo in your instagram,
i  already asked it for few times, and months ago, and you said to just wait.
there'll come the right time, you said.
you asked, then i follow.
i'm waiting. i don't complain, just wait.
till finally, we become this miserable.
aku pengen kali sebenernya baca caption yang kamu bilang udah kamu siapin buat aku.
tapi ya, lagi lagi janji tinggal janji.
semua hanya sweet talksnya kamu :)
kalo dulu, kayanya pasti langsung di post, ga seperti sekarang.
untuk mengucapkan sepatah kalimat aja rasanya sungkan.
aku sampe sekarang masih ga bisa nerima keadaan, kalo kamu udah berubah dan totally change.

aku nanya kamu ada waktu apa ga buat ngobrol karena aku memang butuh kamu saat ini, but no response.
i'm not begging for your attention, but i really need you to throw away this fear.
aku sms kamu dan kita texting sebentar.
yang kamu akhirnya ga balas lagi, karena aku tau kamu ga bisa jawab pertanyaan aku.
dan berakhir dengan air mata yang ga habis selama hampir dua jam kira-kira.
aku menangisi apalagi sebenernya?
i have no idea.
i'm crying and crying and crying.
and still, i'm so scared for inexplicable thing.
that's so unseen and i don't know why i'm so scared of it.
but i swear i'm scared. i'm trembling here.
my tears don't get stop.
i'm so fucked up tonight, literally fucked up.
ini udah kali kesekian hal ini terjadi, and tonight is the worst.
dan tau apa yang menyedihkan saat ini waktu aku mengetikkan ini?
kenangan-kenangan lama yang aku ingin lupakan muncul lagi dan lagi dan akhirnya membuat aku menangis lagi.
how can i stop them?
i really want to and i've been trying for few months and nothing change.
nothing.
aku berpikir setelah menuliskan ini aku akan merasa lebih baik, tapi ternyata tidak.
sekalipun udah nonton let's fight ghost sampe 3 episode hari ini juga ga kasi pengaruh apapun.
hari ini hari yang buruk ternyata, padahal kemarin aku bilang aku akan belajar dan mulai belajar.
tapi sepertinya mesti dicoba lagi besok.
wish me luck :)

No comments:

@way2themes