hello. it's been 2 months since my last post.
ga terasa ternyata, time has gone this fast.
ga terasa it's been two months since my last post.
it's been two months since i mentioned that i cried in campus because of him.
it's been two months and still no changes.
i'm still that messed up and still can't get him out of my mind.
things already change, things are not the same.
even the place where I'm writing this post.
I'm not writing in my room or any place i ever took to write.
I'm away from home.
I'm away from every single memory I had with him.
I'm away from things which can remind me of him.
I'm away from his kinda thing.
I'm away from them.
but I'm still that close from everything about him.
I'm still as pathetic as the time I wrote my last post.
it's already 4 am and I can't sleep.
I don't know why.
don't ask me to sleep cause I already tried to.
but I still can't and that's why I open my laptop and writing.
at this time.
my body feels so tired, my eyes really want to get closed, but my mind still in somewhere.
bring me to those golden times I wish I could forget.
I really want to get away from those memories but everywhere I go, I just can't.
and I'm wondering, how can you erase those memories easily like we meant nothing to you?
I know you're away from the place we built the memories,
but as you know, I'm away from those places too,
but still... I can't.
I hate the fact that I'm this broken and you're so fine out there.
I really want to hate you.
aku pengen bisa benci sama kamu.
setelah semua kenyataan yang aku terima dan aku sadari ga ada yang sejalan dengan yang perna kamu ucapkan dulu sama aku, not even a thing.
ga ada satupun yang sama dan aku tau dan menyadari itu semua.
tapi aku ga bisa juga lepasin kamu dari pikiran aku.
ga bisa bikin aku lupa sama semua kenangan yang pernah kita bangun.
bodohnya aku malah keinget sama masa-masa dimana jam segini kita telfonan, kita menghabiskan malam dengan bercerita.
bodoh kan?
kamu disana baik-baik aja, dan mungkin bahkan udah bersama yang lain,
aku malah disini nulis tentang betapa aku masih ga bisa bergerak maju dari segala kenangan kita.
aku malah masih disini dengan segala hal yang bikin aku tetap berada di tempat yang sama dan berharap kamu akan kembali.
things are different now.
aku bukan lagi sosok yang masih di sudut kamar menunggu datangnya pagi, menghabiskan malam dengan menangis atau scroll instagram, askfm, youtube, untuk bisa ngalihin pikiran aku dari kamu.
aku sekarang udah punya tanggung jawab yang harus aku selesaikan, tapi aku masih dengan keadaan aku masih inget kamu dan ga bisa berhenti mengharapkan kamu kembali.
sekalipun udah begitu sakit cara yang kamu lakukan untuk mengusirku pergi,
tapi aku masih disini berharap kamu kembali.
sedangkan kamu?
begitu bersenang-senangnya dengan teman barumu, dunia barumu atau mungkin dengan sosok baru yang mengerti kamu.
kalo kamu bilang kerjaan kamu begitu menguras pikiran,
entah kenapa segala yang kulihat sama sekali ga sesuai dengan apa yang kamu jalani sekarang.
kamu yang begitu bahagia dengan dunia barumu,
yang menikmati pekerjaanmu (yang katamu begitu membuatmu depresi),
yang katanya mau liburan sama temen barumu,
yang bisa pergi tengah malam dengan teman perempuan barumu dan makan di McD,
yang bisa sering pergi hang out sama temen barumu (yang dulunya kamu bilang adalah cara kamu buat bisa punya temen dan kalo minta tolong),
yang punya sarana untuk kamu bersenang-senang yaitu dengan minum jack daniel dan rokok kamu,
yang punya hal untuk bikin kamu selalu bahagia.
yang pasti tanpa aku.
:)
kenapa dulu aku percaya sama setiap kata yang keluar dari mulut kamu?
kenapa aku harus percaya kamu selalu mengamini apapun yang keluar dari mulut kamu?
kenapa aku harus sebodoh itu terbuai sama masa masa indah itu?
lihat sekarang?
aku ga ada artinya buatmu kan.
ga bersisa dalam kehidupan kamu.
ga punya tempat lagi dalam hidup kamu.
ga ada artinya sama sekali.
kamu yang bilang akulah yang terbaik dari segala hal yang pernah kamu temui selama hidup kamu.
akulah long lost rib kamu.
akulah sosok yang paling mengenal kamu.
tapi apa?
stelah semua hal yang kamu ucapkan itu, kamu pergi melangkah begitu aja.
ga merasa bersalah meninggalkan aku dengan cara sesadis itu.
seakan aku ini bukan sosok yang punya hati yang ngerasa sakit luar biasa saat kamu perlakukan begitu.
ohya, kamulah sosok yang ga punya hati itu.
yang membuat aku begitu bahagianya sampe aku lupa kalo kamu hanya manusia biasa yang hanya mengumbar janji,
yang membuat aku begitu percaya kalo kamu ga mungkin pergi ninggalin aku apalagi dengan tanpa alasan begitu.
tapi entah kenapa aku masih begitu menyayangi kamu, mengkhawatirkan kamu sekalipun aku berusaha untuk mengabaikan perasaan itu.
entahlah aku gatau.
aku hanya pengen istirahat malam ini, tapi yang ada aku malah menangis lagi.
ha ha ha.
so pathetic.
.png)
No comments: